PERGERAKAN KAMERA
Terdapat
paradoks dalam menciptakan camera movement untuk menghasilkan
perubahan visual ketika mencoba membuat invisible movement. Secara teknis
hal ini dimaksudkan untuk menghindari bergesernya perhatian penonton. Caranya
adalah dengan melakukan pergerakkan kamera yang mengikuti pergerakkan subjek.
Tapi yang harus diperhatikan adalah tujuan atau motivasi dari pergerakkan
kamera itu sendiri .
Secara umum, menurut Peter Ward
dalam Digital Video Camerawork, motivasi itu antara lain :
1.
Untuk menambah interest visual
2.
Mengekresikan kegembiraan
3.
Meningkatkan ketegangan
4.
Memberikan interes pada subjek baru
5.
Memberikan perubahan angle/sudut
pandang.
Secara
khusus, ada dua kaidah dalam mengontrol pergerakan kamera, yakni menyesuaikan
gerakkan dengan aksi subjek sehingga gerakan kamera akan distimulasi oleh aksi
dan yang kedua adanya kebutuhan untuk menjaga komposisi yang baik selama
pergerakkan.
Videografi mengenal dua pergerakan
kamera yaitu pergerakan lensa dan pergerakan kamera.
perubahan panjang fokal lensa dari
sudut lebar ke sudut sempit atau sebaliknya biasa di kenal zoom in dan zoom out
#@18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar